Rancang Bangun Pemanas Air (Water Heater) Menggunakan Kolektor Surya Berbahan Polikarbonat
Kata Kunci:
Kolektor Polikarbonat, Pemanas Air, Energi Terbarukan, Konversi Energi.Abstrak
Beberapa wilayah di Indonesia memiliki suhu udara rendah, sehingga kebutuhan akan air hangat cukup tinggi, terutama untuk keperluan mandi di rumah, fasilitas umum dan perhotelan. Pemanas air konvensional umumnya menggunakan listrik atau bahan bakar fosil yang mahal dan kurang ramah lingkungan, sebagai solusi berkelanjutakn energi surya menawarkan alternatif yang lebih efisien. Penelitian ini merancang dan menguji sistem pemanas air tenaga surya menggunakan kolektor polikarbonat yang ringan, kuat, mudah di dapat, harga terjangkau dan efektif menyerap panas. Metode yang di gunakan mencakup survei, perancangan, instalasi dan evaluasi kinerja sistem. Hasil pengujian menunjukan sistem berfungsi namun kurang optimal dengan debit yang di hasilkan 2 liter dan suhu maksimum 63°C pada pukul 11.00-13.00 WIB pada intensitas cahaya matahari optimal, temuan ini mendukung pemanfaatan energi surya sebagai solusi energi terbarukan yang efisien bagi sistem pemanas air.
Referensi
[1] F. R. Arikundo and M. Hazwi, “Rancang Bangun Prototype Kolektor Surya Tipe Plat Datar untuk Penghasil Panas pada Pengering Produk Pertanian dan Perkebunan,” E-Dinamis, vol. 8, no. 4, pp. 1–23, 2014.
[2] R. B. S. Ega Holiyan M.L., Syabani, M.W., Wulung, “Pengaruh suhu dan tekanan injeksi terhadap cacat short shot produk poliarbonat pada mesin injection molding,” pp. 1–14, 2017.
[3] S. Bryan and P. Toni, “Penggunaan Material Polyvinyl Chloride (Pvc) Pada Gravity Roller Conveyor Sebagai Pengganti Stainless Steel,” J. Tek. Mesin, vol. 11, no. 3, pp. 330–337, 2023.
[4] W. D. Septyaningrum, Anita dan Kurniawan, “Analisa Sistem Pengendalan dan Monitoring Tingkat Kekeruhan Tandon Air Berbasis Arduino Uno dan Internet Of Things,” J. Pendidik. Tek. Mesin, vol. Vol. 10, no. No. 2 Tahun 2021, pp. 26–32, 2021.
[5] . L. and M. R. Alhamdani, “Penerapan Material Kaca Dalam Arsitektur,” Langkau Betang J. Arsit., vol. 1, no. 2, pp. 30–42, 2014, doi: 10.26418/lantang.v1i2.18798.
[6] F. Sulaiman, “SKRIPSI PENGARUH PENAMBAHAN POROUS ALUMINIUM FOAM PADA BAGIAN BAWAH PELAT ABSORBER TERHADAP,” 2021.
[7] et al Aziz, “Analisa Kekuatan Tarik, Kekuatan Tekuk, Komposisi dan Cacat Pengecoran Paduan Aluminium Flat Bar dan Limbah Kampas Rem dengan Menggunakan Cetakan Pasir dan Cetakan Hidrolik sebagai Bahan Komponen Jendela Kapal Afif,” J. Tek. Perkapalan, vol. 5, no. 1, pp. 97–103, 2017.
[8] A. AURELIA, “X i s m a / m a a,” Fis. SUHU DAN KALOR, p. 14, 2022.
[9] A. Saleh and M. F. Budiman, “Rancang Bangun Rangka Pada Mesin Pencuci Keong Sawah,” J. TEDC, vol. 14, no. 1, pp. 1–7, 2020
[10] E. Saputra, C. Carli, H. Hartono, S. Sunarto, and A. Sai’in, “Investigasi Permukaan Besi Square Hollow Hasil Pengerollan menggunakan Teknologi Mesin Roller Bending,” J. Rekayasa Mesin, vol. 18, no. 1, p. 65, 2023, doi: 10.32497/jrm.v18i1.4382.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Sutrisno Sutrisno, Adang Saepudin, Nadila Adha Zubair

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
