Analisis Beban Kerja Fisik Dan Penentuan Jumlah Tenaga Kerja Menggunakan Pendekatan Work Load Analysis (WLA) Di PT.XYZ
Kata Kunci:
Beban Kerja, Produktivitas, Wiring harness, Work Sampling, Workload Analysis (WLAAbstrak
PT. XYZ merupakan perusahaan swasta yang begerak dalam produksi wiring harness tipe heavy
equipment yaitu jenis harness yang berukuran besar untuk mesin alat berat excavator.
Penelitian dilakukan karena adanya ketidakseimbangan beban kerja antar stasiun kerja.
Penelitian bertujuan menganalisis beban kerja tiap-tiap bagian dan menentukan jumlah
operator optimum. Metode workload analysis digunakan untuk mengetahui beban kerja dari
masing-masing operator. Metode work sampling digunakan untuk mendapatkan persentase
waktu produktif. Hasil work sampling menunjukkan bahwa produktivitas tertinggi adalah pada
bagian checker yaitu sebesar 87,6% dan produktivitas terendah adalahpada bagian visual yaitu
sebesar 79,1%. Hasil workload analysis menunjukkan bahwa pada bagian checker dan predel
memiliki beban kerja di atas 100% kecuali bagian visual dan finishing. Beban kerja tertinggi
adalah pada bagian checker yaitusebesar 122,6%. Beban kerja yang tinggi ini jika dibiarkan
secara terus menerus tanpa adanya perbaikan dapat berakibat pada fisik operator maupun
kualitas hasil kerja. Jumlah operator pada perusahaan tetap 13 orang (tidak perlu penambahan
operator).
Referensi
Abidin F, Analisis Kebutuhan Jumlah Pegawai Berdasarkan Metode Work Load Analysis
Dan work force Analysis (Studi Kasus Kerajinan Blangkon Di Serengan), Universitas
Muhammadiyah: Surakarta, 2016.
Anggaraini dan Bati, Analisa Postur Kerja Dengan Nordic Body Map dan Reba Pada Teknisi
Painting di PT. Jakarta Teknologi Utama Motor, Universitas Muhammadiyah:
Pekanbaru, 2016.
Barifalah M (2018), Pengaruh Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015,
Terhadap Kinerja Karyawan PT. Perkasa Hevyndo Engineering, Skripsi, Program
Studi Teknik Industri, STT Texmaco.
Budaya dan Muhsin, Work Load Analysis In Quality Control Department, Universitas
Pembangunan Nasional Veteran: Yogyakarta, 2018.
⦌ Budiman J (2013), Analisis Beban Kerja Operator Air Traffic Control Bandara Polonia
Dengan Metode NASA-TLX dan Perhitungan Waktu Produktif Dengan Work sampling,
Skripsi, Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Sumatra Utara.
Rahayu H(2015), Analisis Beban Kerja dan Penantuann Jumlah Tenaga Kerja Dengan
Menggunakan Metode Work Load Analysis, Skripsi, Departemen Teknik Industri,
Fakultas Teknik Universitas Sumatra Utara.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R and D. Bandung, Alfabeta.
, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R and D. Bandung,
Alfabeta. 2016.
Sutalaksana, Iftikar, dkk. 2018. Teknik Perancangan Sistem Kerja edisi 2. Jurusan Teknik
Industri ITB : Bandung.
Tarwaka, dkk, Ergonomi, Untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan produkstivitas,
UNIBA Press, Surakarta, 2004.
Wignjosoebroto, Sritomo, Ergonomi Studi Gerak dan Waktu, Guna Widya, Surabaya,
Wulandari Srie, Analisis Beban Kerja Mental, Fisik Serta Stres Kerja Pada Perawat
Secara Ergonomi di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, Universitas Riau:
Pekanbaru, 2017.
Wibawa, dkk, Analisis Beban Kerja Dengan Metode Work Load Analysis Sebagai
Pertimbanagan Pembarian Insentif Pekerja (Studi Kasus di Bidang PPIP PT Barata
Indonesia (Persero) Gresik), Universitas Brawijaya: Malang, 2014.
Yasmin dan Ariyanti, Analisis Beban Kerja Pada Maintenance BD-Check Dengan metode
Full Time Equivalent, Universitas Mercu Buana: Jakarta, 2018.
Yassierli dan Iridiastadi H, Ergonomi Suatu Pengantar, Rosda, Bandung, 2017
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Raden Mohamad Sugengriadi, Muhammad Mirfak Arfan, Siti Julaeha

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.