Pembuatan Alat Pembakar Batok Kelapa Menjadi Arang Pada Media Drum Kapasitas 210 Liter Dengan Kompor Oli Bekas
Kata Kunci:
Arang Batok Kelapa, Drum 210 Liter, Kompor Oli Bekas, Karbonisasi, Perpindahan PanasAbstrak
Limbah pertanian batok kelapa berpotensi tinggi sebagai bahan baku arang berkualitas, namun pembakaran tradisional masih terkendala oleh suhu tidak terkontrol dan kualitas tidak merata. Penelitian ini merancang, membuat, dan menguji alat pembakar batok kelapa ramah lingkungan menggunakan drum bekas berkapasitas 210 liter berbasis kompor oli bekas dan blower DC 12V. Pengujian dilakukan dua kali dengan variasi kecepatan udara blower 5,5 m/s dan 8,8 m/s selama 420 menit pada 10 kg bahan baku. Hasil penelitian menunjukkan temperatur puncak mencapai 208°C pada pengujian I dan 220°C pada pengujian II, dengan rendemen arang sebesar 65% dan 63%. Peningkatan kecepatan udara terbukti mempercepat pemanasan awal serta meningkatkan temperatur puncak. Konsumsi daya blower tercatat 247 Wh dengan pemakaian oli bekas 2.175 ml dan 2.540 ml. Alat ini terbukti sangat efektif menghasilkan arang secara lebih terkontrol dan layak dikembangkan sebagai teknologi sederhana pengolahan limbah batok kelapa.
Referensi
[1]. S. Ahmad et al., "Sosialisasi pemanfaatan limbah batok kelapa menjadi bahan bakar briket di desa lapa laok kecamatan dungkek kabupaten sumenep," vol. 4, no. 2, pp. 1642-1647, 2023.
[2]. P. Briket, "J.A.I: Jurnal Abdimas Indonesia," pp. 1863-1870, 2024.
[3]. A. Winarto, "Analisis Kualitas Nilai Kalor Briket Arang Tempurung Kelapa Ditinjau dari Variasi Bahan Perekat," vol. 4, no. 1, pp. 208-213, 2025.
[4]. J. T. Kimia and P. N. Malang, "Pengaruh jumlah massa umpan sekam padi terhadap kualitas asap cair pada proses pirolisis," vol. 8, no. 9, pp. 559-566, 2022.
[5]. R. F. Naryanto, "Journal of Mechanical Engineering Learning," vol. 3, no. 2, pp. 86-93, 2014.
[6]. A. M. Taga, B. V. Tarigan, and U. N. Cendana, "Analisis Perpindahan Panas pada Alat Pengering Daun Kelor Sistem Rotary," pp. 977-984.
[7]. M. Haerudin, T. C. Wahyudi, and K. Ridhuan, "Pengaruh Jumlah Lubang Burner Dan Kecepatan Udara Pada Kompor Oli Bekas Terhadap Unjuk Kerja Pembakaran," vol. 13, no. 01, 2024.
[8]. U. Sampah and O. Menggunakan, "Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik (S.T)," 2020.
[9]. A. Hidayat, A. Akhyan, and F. A. Irdam, "Karakterisasi Kinerja Termal Briket Tempurung Kelapa melalui Pengujian Kadar Air, Nilai Kalor," vol. 07, no. 01, pp. 107-115, 2026.
[10]. P. Dari, S. Kayu, A. Rohman, and N. A. Mufarida, "Pengaruh Variasi Temperatur Pirolisis Terhadap Komposisi Uji," vol. 3, no. 1, pp. 413-422, 2024.
[11]. Y. B. Yokasing et al., "Al Jazari Inovasi Tungku Kayu Yang Dilengkapi Blower Sebagai Penyuplai Oksigen Bertekanan," vol. 8, pp. 20-26, 2023.
[12]. M. S. Cahyono et al., "Proses Pirolisis Sampah Plastik dalam Rotary Drum Reactor dengan Variasi Laju Kenaikan Suhu," vol. 3, no. 2502, pp. 63-68, 2020.
[13]. A. Pratama, Y. W. Atmojo, and G. W. Ramadhan, "Rancang Bangun Kompor (Burner) Berbahan Bakar Oli Bekas," vol. 19, no. September, pp. 95-103, 2020.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Sutrisno, Adang Saepudin, Alek Buldani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
